Selasa, 25 Maret 2008

Pemanfaatan sampah dapur/sampah organik menjadi kompos dan pupuk organik

Pemanfaatan sampah dapur/sampah organik menjadi kompos dan pupuk organik.

1. Kumpulkan kulit telur, sayur mayur, kulit buah buahan dan sisa-sisa makanan seperti nasi, tulang ayam, ikan, dll
2. Potong-potong/dicacah/dirajang sisa sayur dan kulit buah-buahan menjadi potongan yang lebih kecil. Kulit telur, tulang ayam dan ikan dihancurkan. Setelah dipotong-potong siap menjadi bahan kompos.
3. Siapkan wadah kompos :
a. alternatif pertama dari tong bekas cat atau ember bekas yang ada tutupnya dan telah diberi penyaring dan keran dibagian bawahnya
b. alternatif lain siapkan kantong plastik.
4. Masukan bahan kompos ke dalam tong bekas atau kantong plastik.
5. Siapkan cairan mikroorganisma.
6. Lalu semprotkan secara merata pada bahan kompos.
7. Tutup tong atau ikat kantong plastik.
8. Hari berikutnya jika ada sampah dapur, lalukan cara no. 2 s.d. 7. begitu seterusnya. Jangan lupa untuk mengaduk bahan kompos yang baru dengan yang lama agar hasilnya merata.
9. Jika tong atau kantong sudah penuh. Diamkan selama 3 (tiga) minggu. Setelah 3 (tiga) minggu, bahan kompos akan menyusut dan terbagi menjadi kompos dan pupuk cair.
10. Pupuk cair dapat diambil melalui keran. Sedangkan kantong plastik dapat digunting bagian ujungnya sehingga cairan dapat ditampung.
11. Kompos padat kemudian dijemur selama seminggu atau sampai kering. Setelah kering siap digunakan. Jika ingin halus dapat dihancurkan dengan ditumbuk atau menggunakan alat pengiling.

Tidak ada komentar: